Senin, 01 Oktober 2012

Tugas Artikel Pengantar Ilmu Perustakaan . Pengampu : Haryanto, M.Lib

Diposting oleh Amalia Hani F di 17.42 0 komentar
Bukti keilmuan bidang perpustakaan
Ilmu Perpustakaan dan Ilmu Informasi
Perpustakaan ilmu (studi perpustakaan atau sering disebut perpustakaan dan ilmu informasi) adalah interdisipliner atau multidisiplin lapangan yang menerapkan praktek, perspektif, dan alat-alat manajemen , teknologi informasi , pendidikan , dan daerah lainnya untuk perpustakaan , koleksi, organisasi, pelestarian , dan penyebaran sumber daya informasi, dan ekonomi politik informasi. Sekolah Amerika pertama untuk perpustakaan ilmu didirikan oleh Melvil Dewey di Columbia University pada tahun 1887. Buku teks pertama pada subyek tersebut adalah Jerman ( Schrettinger , 1.808-1.829). Secara historis, ilmu perpustakaan juga termasuk ilmu arsip . Ini termasuk bagaimana sumber daya informasi diselenggarakan untuk melayani kebutuhan kelompok pengguna pilih, bagaimana orang berinteraksi dengan sistem klasifikasi dan teknologi, bagaimana informasi diperoleh, dievaluasi dan diterapkan oleh masyarakat di dalam dan di luar perpustakaan serta lintas-budaya, bagaimana orang dilatih dan dididik untuk karir di perpustakaan, etika yang memandu layanan perpustakaan dan organisasi, status hukum perpustakaan dan sumber informasi, dan ilmu terapan dari teknologi komputer yang digunakan dalam dokumentasi dan catatan manajemen .
Tidak ada umumnya disepakati perbedaan antara ilmu perpustakaan istilah, kepustakawanan, dan perpustakaan dan ilmu informasi, dan sampai batas tertentu mereka saling dipertukarkan, mungkin berbeda paling signifikan dalam konotasi. Istilah perpustakaan dan ilmu informasi (LIS) yang paling sering digunakan, pustakawan kebanyakan menganggapnya hanya sebagai variasi terminologis, dimaksudkan untuk menekankan dasar ilmiah dan teknis dari subyek dan hubungannya dengan ilmu informasi. LIS tidak harus bingung dengan teori informasi , studi matematika dari konsep informasi. LIS juga dapat dilihat sebagai suatu integrasi ilmu perpustakaan dan dua bidang ilmu informasi , yang terpisah pada satu titik. filosofi Perpustakaan telah kontras dengan ilmu perpustakaan sebagai studi tentang tujuan dan pembenaran dari kepustakawanan yang bertentangan dengan pembangunan dan perbaikan teknik.
Perpustakaan dan ilmu informasi (LIS) (kadang-kadang dalam bentuk jamak: perpustakaan dan ilmu informasi) adalah penggabungan dari dua bidang ilmu perpustakaan dan ilmu informasi . "ilmu perpustakaan dan informasi" frase dikaitkan dengan sekolah ilmu perpustakaan dan informasi (disingkat "SLIS"), yang umumnya dikembangkan dari program pelatihan profesional (tidak disiplin akademis) ke lembaga perguruan tinggi pada paruh kedua abad kedua puluh. Pada bagian terakhir dari tahun 1960-an sekolah dari kepustakawanan mulai menambahkan "ilmu informasi" istilah untuk nama mereka. Sekolah pertama yang melakukan ini adalah di University of Pittsburgh pada tahun 1964.  Lebih sekolah diikuti selama tahun 1970-an dan 1980-an dan selama tahun 1990-an hampir semua sekolah perpustakaan di Amerika Serikat telah menambahkan ilmu informasi untuk nama mereka. Kecenderungan ini lebih untuk adopsi teknologi informasi daripada konsep ilmu. Dengan kata lain, sekolah yang menggunakan Teknologi Informasi sebagai praktek yang diberikan, daripada menggunakan konsep ilmu.
Pembangunan serupa telah terjadi di sebagian besar dunia. Di Denmark, misalnya, 'Royal School of Perpustakaan' pada tahun 1997 berubah nama bahasa Inggris untuk The Royal School of Ilmu Perpustakaan dan Informasi . Indikasi lain dari perubahan nama adalah bahwa Abstrak Ilmu Perpustakaan pada tahun 1969 berubah nama menjadi Abstracts Ilmu Perpustakaan dan Informasi.
 Meskipun ini adalah menggabungkan dua disiplin asli ( ilmu perpustakaan dan ilmu informasi ) masih dianggap oleh beberapa sebagai bidang yang terpisah  sementara kecenderungan utama saat ini adalah dengan menggunakan istilah sebagai sinonim , tetapi dengan berbagai konotasi .
Di beberapa bagian dunia pembangunan telah agak berbeda. Di Prancis, misalnya, informasi ilmu pengetahuan dan studi komunikasi membentuk satu interdisiplin . Dalam Tromsö, Norwegia dokumentasi ilmu lebih disukai sebagai nama lapangan.
Pada awal abad ke-21 satu kecenderungan adalah untuk menjatuhkan "perpustakaan" panjang dan berbicara tentang departemen informasi atau I-sekolah . Ada juga telah upaya untuk menghidupkan kembali konsep dokumentasi dan berbicara tentang Perpustakaan, informasi dan dokumentasi studi (atau ilmu pengetahuan). kecenderungan lain, misalnya di Swedia, adalah untuk menggabungkan bidang ilmu Arsip , Perpustakaan ilmu dan Museologi untuk mengembangkan bidang terpadu: studi Arsip, Perpustakaan dan Museum.

Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas




Minggu, 09 September 2012

Membuat perpustakaan pribadi

Diposting oleh Amalia Hani F di 18.49 0 komentar
Apakah Anda gemar membaca dan memiliki banyak koleksi buku yang menumpuk begitu saja di rumah ? Atau Anda hanya meletakkan koleksi buku-buku di kardus ? Saat ini banyak orang yang kurang memperdulikan koleksi buku di rumahnya sendiri, dan lebih banyak buku-buku yang terlantar. Apakah Anda pernah terbesit untuk merapikan agar tersusun dengan baik dan membuat perpustakaan pribadi Anda sendiri ?

Anda dapat mewujudkannya asalkan ada keinginan dan mau menjalankan niat tersebut.
Anda pasti menganggap perpustakaan haruslah besar dan berada di tempat-tempat tertentu serta membutuhkan ruangan khusus. Hilangkanlah anggapan seperti itu, karena pada dasarnya Anda dapat membuat perpustakaan sendiri di rumah Anda dan atau tanpa ruangan khusus. Hal pertama kali Anda dapat pertimbangkan dalam membuat perpustakaan pribadi memang adalah tempat, Anda dapat membuat perpustakaan pribadi dengan ruangan khusus atau ruangan yang ada di rumah Anda, biasanya dekat dengan ruang belajar. Bila Anda tidak memiliki ruang yang banyak, Anda dapat menggunakan sudut-sudut ruangan atau tergabung dengan ruang mana saja dengan pemilihan rak yang menempel di dinding-dinding. Anda dapat menempatkan rak-rak buku perpustakaan pribadi Anda secara tersebar di beberapa ruangan di rumah Anda. Hal kedua yang Anda harus perhatikan adalah faktor pencahayaan yang mendukung, seperti jendela, arah matahari, lampu, dll. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan mata dalam membaca, selain itu juga mempengaruhi kenyamanan dalam membaca. Anda dapat menentukan sendiri kualitas pencahayaan di dalam perpustakaan pribadi Anda.
Setelah penentuan tempat dan pencahayaan, hal ketiga adalah pemilihan rak buku untuk koleksi Anda. Anda dapat memilih rak yang cocok dan harus disesuaikan dengan perpustakaan Anda. Anda harus mempertimbangkan jumlah koleksi buku Anda dalam memilih rak buku. Sebaiknya gunakan rak buku vertikal, karena lebih menghemat tempat. Anda dapat memilih rak yang berdiri di lantai atau menempel di dinding, Anda juga dapat memilih rak terbuka atau rak tertutup sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Karena masing-masing tipe rak ada kelebihan dan kekurangannya. Selain itu yang penting adalah material dari rak itu sendiri, dan pastikan kekuatan rak buku yang Anda pilih, apakah dapat menahan beban buku-buku serta ketahanan terhadap serangga.
Hal keempat yang tidak kalah penting yaitu cara pengadaan, pengolahan dan perawatan koleksi. Cara pengadaan dalam perpustakaan pribadi bisa berasal dari buku-buku yang telah kita beli, buku-buku hadiah, buku-buku sumbangan. Untuk menambah koleksi juga kita dapat mengunjungi book fair atau acara diskon buku-buku. Cara pengolahan koleksi buku-buku Anda bisa dengan memasukan data buku Anda dengan membuat daftar buku di microsoft access atau excel Anda. Kemudian cara perawatan, perpustakaan pribadi Anda harus rutin dibersihkan agar menghindari kerusakan buku dan berdebu.

Foursquare

Diposting oleh Amalia Hani F di 00.44 0 komentar
Are you Foursquare user ?  Do you like to explore what's nearby ?

CHECK-IN HERE!! 

then follow me Amalia Hani and meet up with me :)

check in to unlock special and grab your badges!!

 

Sebelas Maret University

Diposting oleh Amalia Hani F di 00.19 0 komentar
Faculty of Social and Political Science


Selasa, 04 September 2012

Graduation of High School

Diposting oleh Amalia Hani F di 20.22 0 komentar

Fakta Pengguna Perpustakaan

Diposting oleh Amalia Hani F di 19.11 0 komentar
Inilah 5 fakta menarik yang sering dilakukan pengguna ketika berkunjung perpustakaan :
1. Mencari sumber referensi akurat tajam dan terpercaya. Biasanya model pengguna yang sudah ke level mencari dengan serius dengan seksama akan teliti menanyakan letak buku, ketersediaan buku, buku terbit tahun berapa, dan menanyakan buku pembanding yang terbaiknya.
2. Tempat Janjian, Berbincang-bincang dengan rekan kerja, teman ataupun pengunjung perpustakaan, alasannya sangat sederhana bagi para pengunjung yang datang ke perpustakaan. Sebelumnya mereka disibukkan dengan aktivitas dikantor, kampus, sekolah ataupun di tempat pergaulannya. Cara yang paling asik dan mumpuni yang bisa ketemuan dan bincang sana-sini dengan handay taulan sekalian janjian sama si doi untuk ngajak belajar bareng..
3. Melepas Penat, dan mencari suasana baru. ada berjuta alasan bagi orang yang ingin sekedar menghindari dari permasalahan yang datang sejenak, ataupun kegiatan monoton sering dilakukan berulang-ulang. Untuk mencari udara segar serta tidak lari dari tanggung jawab pekerjaan. Perpustakaan dipilih sebagai tempat yang nyaman untuk mencari inspirasi dimaksud. dengan kata lain kabur dong yah?? hehe..
4. Tempat diskusi, Kadang kalo misalkan kita lagi banyak tugas entah itu tugas kantor, tugas kampus, dan tugas sekolah. Perpustakaan selalu asyik bisa dijadiin referensi untuk dijadiin tempat diskusi buat agan-agan sekalian. (soale sunyi sepi tenang dan berasa k husyu kalo disana)
5. Tempat cari buku gratisan untuk dibawa pulang ke rumah, kalo ini sih emang kodratnya perpustakaan sebagai penyedia sumber referensi baik yang sifatnya koleksi non-fiksi, dan fiksi. Dikala harga buku diluar sana mulai menukik tajam dan tidak kejangkau oleh pengguna untuk bisa kebeli, alternatifnya bisa dipilih perpustakaan sebagai tempat yang menyediakan sumber informasi tersebut untuk dapat di baca dan diambil makna dari setiap referensi yang disediakan.
kira-kira yang sering agan-agan lakuin diluaran sana kalo berkunjung perpus ada yang nyangkut gk yah dari 5 fakta yang berhasil kami ungkap.

Sabtu, 01 September 2012

Tujuan Perpustakaan

Diposting oleh Amalia Hani F di 14.11 0 komentar

Tujuan perpustakaan adalah untuk membantu masyarakat dalam segala umur dengan memberikan kesempatan dengan dorongan melelui jasa pelayanan perpustakaan agar mereka: 
a. Dapat mendidik dirinya sendiri secara berkesimbungan; 
b. Dapat tanggap dalam kemajuan pada berbagai lapangan ilmu pengetahuan, kehidupan sosial dan politik; 
c. Dapat memelihara kemerdekaan berfikir yang konstruktif untuk menjadi anggota keluarga dan masyarakat yang lebih baik; 
d. Dapat mengembangkan kemampuan berfikir kreatif, membina rohani dan dapat menggunakan kemempuannya untuk dapat menghargai hasil seni dan budaya manusia; 
e. Dapat meningkatkan tarap kehidupan seharihari dan lapangan pekerjaannya; 
f. Dapat menjadi warga negara yang baik dan dapat berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan nasional dan dalam membina saling pengertian antar bangsa; 
g. Dapat menggunakan waktu senggang dengan baik yang bermanfaat bagi kehidupan pribadi dan sosial.
 

caramelicious Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos